
Rapat koordinasi tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Palu yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin. Dalam sambutannya, Imelda menekankan pentingnya peran Forum Pembauran Kebangsaan sebagai wadah strategis dalam membangun komunikasi lintas etnis, budaya, dan agama demi terciptanya suasana yang harmonis dan kondusif di Kota Palu.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu menyelenggarakan Lomba Paduan Suara Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Tiga Stanza dan Lagu Daerah Kaili yang berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Palu. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Palu.
Tantangan di ruang digital di tanah air saat ini semakin besar. Konten-konten negatif terus bermunculan, kejahatan di ruang digital terus meningkat. Hoaks, penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, perundungan siber, ujaran kebencian, dan radikalisme berbasis digital perlu terus diwaspadai karena mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Kehidupan berdemokrasi di suatu negara salah satunya ditentukan oleh seberapa besar partisipasi politik dari masyarakatnya. Partisipasi itu akan tampak ketika masyarakat ikut terlibat secara aktif dalam kehidupan berpolitik. Contohnya, ketika pemilihan presiden, kepala daerah, atau saat memilih wakil-wakil mereka yang akan duduk di kursi parlemen, baik di pusat maupun di daerah.