Short Course Moderasi Beragama Kota Palu Tahun 2025

Kegiatan Short course Moderasi Beragama Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) merupakan rangkaian lanjutan dari kegiatan Sarasehan Kedua Moderasi Beragama Tahun 2025

Humas.Bid.Kesba dan Ormas

Palu, 5 Desember 2025, Kegiatan Short course Moderasi Beragama Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) merupakan rangkaian lanjutan dari kegiatan Sarasehan Kedua Moderasi Beragama Tahun 2025 yang sebelumnya dilaksanakan pada Rabu, 3 Desember 2025 di Auditorium Kantor Wali Kota Palu. Kegiatan awal tersebut dihadiri oleh para RT/RW dari perwakilan beberapa kelurahan di Kota Palu, yang kemudian dilanjutkan dengan pendalaman materi melalui program Short course selama dua hari berturut-turut, yakni 4–5 Desember 2025, bertempat di Ruang Rapat Kantor Badan Kesbangpol Kota Palu.

Short course ini menghadirkan dua narasumber ahli dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama Makassar, yaitu:

  1. Dr. H. Saprillah, S.Ag., M.Si (Kepalai Balai Pengembangan dan Penelitian Kementrian Agama Makassar)

  2. Apt. Alwiyah Nur Syarif, M.Si (Akademisi UIN

Keduanya memberikan pendalaman materi mengenai penguatan moderasi beragama, dinamika sosial-keagamaan di tingkat lokal, serta strategi peningkatan harmoni sosial melalui peran RT/RW sebagai garda terdepan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan difasilitasi langsung oleh:

  • Kepala Badan Kesbangpol Kota Palu, Hi. Ansyar Sutiadi, S.Sos., M.Si,

  • Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama dan Ormas, Hj. Rosna, SH., M.A.P,
    beserta seluruh staf pada bidang tersebut yang turut memastikan pelaksanaan acara berjalan tertib dan nyaman.

Walaupun ruang rapat tempat kegiatan berlangsung tidak terlalu luas, namun kegiatan tetap berjalan dengan efektif. Dukungan teknologi dan fasilitas yang memadai mendapat apresiasi dari para narasumber serta instruktur. Para peserta, yang merupakan RT/RW dari berbagai wilayah Kota Palu, menilai pelaksanaan Short course ini sangat baik, interaktif, dan memberi pengalaman baru, terutama karena mempertemukan RT/RW dari wilayah utara hingga selatan Kota Palu—yang pada kesehariannya jarang memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung.

Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan Short course memberikan nilai tambah berupa meningkatnya rasa kekeluargaan, keharmonisan, dan kerja sama antar RT/RW. Melalui diskusi kelompok, simulasi kasus, dan sesi refleksi, para peserta dapat menghasilkan pemahaman bersama dan mufakat terkait penerapan moderasi beragama di lingkungan masing-masing.

Para peserta juga menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun, mengingat manfaat besar yang dirasakan baik dalam peningkatan kapasitas individu maupun dalam memperkuat jaringan kerja sosial di Kota Palu.

Dengan demikian, Short course Moderasi Beragama ini dapat dikatakan berlangsung dengan sangat baik, produktif, dan memberi dampak positif bagi para peserta serta bagi upaya pemerintah Kota Palu dalam menjaga harmoni dan ketahanan sosial di tengah masyarakat

#Kota Palu
SHARE :
Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT