
Hari pertama kegiatan dilaksanakan di kecamatan ulujadi, Cafe Coklat, Jalan Malonda, dengan pembukaan resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Palu yang diwakili oleh Kepala Bidang Bela Negara dan Pengembangan Karakter Kebangsaan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta perlunya memperkokoh wawasan kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat.
Humas Kesabngpol
Palu, 19 November 2025 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah tentang Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang akan berlangsung selama delapan hari ke depan di delapan kecamatan se-Kota Palu.
Hari pertama kegiatan dilaksanakan di kecamatan ulujadi, Cafe Coklat, Jalan Malonda, dengan pembukaan resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Palu yang diwakili oleh Kepala Bidang Bela Negara dan Pengembangan Karakter Kebangsaan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta perlunya memperkokoh wawasan kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Bapak Salam Lamangkau, SH dan Mohammad Afan, SH., M.Adm.KP, yang memberikan materi seputar implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta strategi membangun karakter kebangsaan yang tangguh.
Peserta sosialisasi terdiri dari unsur camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para guru di wilayah kecamatan. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam menyebarkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat luas.
Menyampaikan isi dan substansi Perda tentang Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.
Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Mendorong peran aktif aparatur pemerintah, aparat keamanan, dan tenaga pendidik dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Memperkuat karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan global dengan tetap berpegang pada jati diri bangsa.
Dengan pelaksanaan sosialisasi di delapan kecamatan selama delapan hari, diharapkan kegiatan ini dapat memperluas jangkauan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang menularkan semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).