
Kegiatan Short course Moderasi Beragama Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) merupakan rangkaian lanjutan dari kegiatan Sarasehan Kedua Moderasi Beragama Tahun 2025
Pemerintah Kota Palu kembali menggelar Sarasehan Kedua Moderasi Beragama Kota Palu Tahun 2025 pada Rabu (3/12), bertempat di Auditorium Kantor Wali Kota Palu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan moderasi beragama yang menjadi fokus dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Kota Palu yang multikultur
Palu – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pengukuran Indeks Kewaspadaan Nasional (IKN) Kota Palu Tahun 2025 pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Ruang Kepala Kesbangpol Kota Palu. Rapat dipimpin oleh Kepala Kesbangpol Kota Palu dan dihadiri Kepala BPS Kota Palu beserta tim, Kabid Polwasnas, serta staf Polwasnas. Rapat ini bertujuan mengevaluasi kegiatan pengumpulan data IKN dan membahas langkah-langkah lanjutan menuju peny
Pemerintah Kota Palu bekerja sama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Diseminasi Hasil Akhir Pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kota Palu Tahun 2025, Selasa (2/12), bertempat di Auditorium Kantor Wali Kota Palu
Palu, 02 Desember 2025 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu menyelenggarakan rapat koordinasi terkait persiapan kegiatan Pemetaan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kota Palu untuk Pemilu Tahun 2029.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palu menyelenggarakan kegiatan Penguatan Dewan Adat kepada lembaga adat di Kecamatan Palu Timur dan Kecamatan Mantikulore.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu melalui Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan menyelenggarakan kegiatan Penguatan Dewan Adat kepada Lembaga Adat Kota Palu Tahun 2025.
Bapak Ansyar Sutiadi, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa renovasi ruang rapat ini bukan hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi juga menjadi simbol motivasi baru dan semangat baru bagi seluruh pegawai. Ia menekankan pentingnya ruang kerja yang nyaman dan representatif sebagai penunjang produktivitas serta kolaborasi dalam menjalankan tugas menjaga persatuan, kesatuan, dan stabilitas di Kota Palu.